Berbicara sendiri

Dalam kehidupan, sering aq merasa mengejar sebuah kekosongan. Berllari menggapai dari satu pencapaian ke pencapaian tak bermakna lainnya. Pada saat satu pencapaian terwujud, maka pertanyaan akan siapa sebenarnya diri ini akan semakin mengemuka.
Beberapa orang bijak mengatakan:

-- The real essence of individual journey is not to find novel things but to have a new paradigm. --

Dalam berbicara mengenai dimensi manusia, ada 4 aspek yang diteliti dan memiliki pengaruh sangat besar untuk menemukan "the real identity of a human". Keempat faktor tersebut adalah fisik, fikiran, perasaan, dan spiritual.
Menariknya, kajian-kajian holostik tidak akan melakukan pemisahan pada pencapaian di masing-masing aspek.

-- There is nothing such fixing one thing while ruin the others --

Kesuksesan akan terdefinisi sebagai pencapaian yang imbang disemua dimensi manusia.
Namun...
Terkadang kita merasa kita tidak bisa berubah dan tidak akan pernah bisa. Ternyata, dalam sebuah pembahasan ayat-ayat kitab suci ditemukan bahwa manusia SELALU diberikan kesempatan untuk memilih. So, that is true that the human is not defined by chance, but choice.
Masih dalam beberapa pembahasan mengikutinya, turbulensi perasaan dan keyakinan pasti akan terjadi. Pengaruh dan peranan teman yang baik adalah salah satu faktor penguat hati untuk selalu dalam bingkai moral yang tinggi.
Satu hal yang sungguh perlu aq tanamkan dalam diri ini adalah:

-- You can only fix the past by doing right in the future --

So, deep in my heart I am still feeling blue..
It is not about seeking the answers, even more, seeking questions of why.

Comments

Popular posts from this blog

Nilai gizi pada jagung dan turunannya

Kembali ke akar: Penggalan Cerita dari Muara Ancalong

Membangun Universitas (3): Menjabarkan Pola Ilmiah Pokok