Dan kami pun (terus) merana


Lupakan riset yang canggih, berkelas nasional bahkan internasional. Jangan berfikir tentang memperbaiki kualitas hidup umat manusia. Ini dia tantangan di depan mata.
Yang Anda lihat adalah foto genset di rumahku, bekerja part time 30 jam per minggu, 3 hari se pekan, terkadang siang, tapi sering pula malam hari. Ini adalah potret satu diantara solusi parsial para warga yang lelah dizalimi. Oleh siapa? Kesombongan segelintir orang yang hendak mengatur orang lain, tentunya, tetapi dengan hati buruk ingin menang sendiri dan meraup keuntungan sebanyak-banyaknya bagi dirinya.
Banyak sekali tulisanku tentang listrik di Kaltim dan segala problemnya. Satu hal yang pasti, benda tak kasat mata itu yang ditemukan 2 abad yang lalu tersebut masih menjadi barang mewah di pulau penghasil energi yang kalau dikumpulkan dapat menghidupkan setengah benua Asia.
Gila!

Comments

Popular posts from this blog

Nilai gizi pada jagung dan turunannya

Kembali ke akar: Penggalan Cerita dari Muara Ancalong

Membangun Universitas (3): Menjabarkan Pola Ilmiah Pokok