Jaga Kesehatan dengan Bawang Putih

Hidup sehat itu mudah. Yang utama adalah menjaga konsumsi pangan kita, karena 90% penyakit bersumber dari perut (WHO lho yang bilang). You are what you eat! Trik hidup sehat diantaranya makan tidak berlebihan, menjaga keseimbangan menu, serta makan makanan yang banyak mengandung antioksidan. Banyak makan antioksidan bakalan jarang terkena penyakit. Biaya kesehatan pun bisa ditekan.
Garlic eating can save your money

Tuhan kita benar-benar Maha Pemurah, kebanyakan makanan berantioksidan tinggi dapat diperoleh dengan harga yang sangat terjangkau, mudah sekali tumbuh dan diperoleh, bahkan di belakang rumah Anda! Akan tetapi kali ini saya mau membawakan satu yang paling sering kita makan, bawang putih.

Garlic, nama kerennya, termasuk dalam bumbu masak utama baik untuk Indonesian, Asian, maupun Western cuisine. Kegunaannya banyak sekali dibahasi disitus-situs di Internet, baik yang ilmiah maupun yang bersifat informatif. Garlic Central, sebuah situs yang mengkhususkan diri tentang bawang putih menyajikan manfaatnya yang sangat banyak, begitu pula situs homecooking dan essortment.

Garlic banyak mengandung antioksidan yang bersifat anti-inflammatory, alias mencegah terjadinya inflamasi. Anti inflamasi ini yang sekarang lagi disasar oleh para peneliti Alzheimer, karena salah satu gejala penyakit ini adalah inflamasi berat akibat plak protein beta-amyloid dan tumor necrosis factor (TNF). Saya sedang mencari literatur yang lebih banyak lagi seputar pemanfaatannya untuk mencegah inflamasi di otak. Komponen bioaktif bawang putih lainnya diklaim mampu menurunkan LDL atau kolesterol jahat, sehingga dapat mencegah serangan stroke ataupun jantung koroner. Namun sekali lagi, tentu saja ada pro dan kontranya. Salah satu hasil penelitian membuktikan, kadar penurunan LDL akibat mengkonsumsi garlic tidaklah signifikan.
Lalu, apakah Anda akan mengikuti kata orang, makan 1 butir bawang putih tiap hari untuk menjaga stamina ? Saya sudah merasakannya, tapi sayangnya tidak reguler (huh, regulernya ini berat boo).

Comments

Popular posts from this blog

Nilai gizi pada jagung dan turunannya

Kembali ke akar: Penggalan Cerita dari Muara Ancalong

Melanjutkan Tradisi Generasi Emas Smansa