Sudut kota yang (masih) layak dikunjungi - 2

Sekarang petualangan bersepeda saya sampai di sekitar pelabuhan di pojokan Jalan Yos Sudarso. Kawasan ini tampaknya lebih mengasikkan dan potensial dibandingkan kawasan Tepian yang sudah kurang ramah bagi turis foto.

Di daerah Jembatan I, terdapat muara sungai Karang Mumus, daerah yang sebenarnya menyimpan potensi turisme yang luar biasa besar. Coba saja lihat, pangkalan speedboat yang tertata rapi, kapal-kapal kayu yang berjajar parkir dan sungai yang relatif lebar serta bersih.


Sayangnya, kawasan ini masih belum diolah. Jalan yang melintasi daerah Jembatan I masih rusak berat, becek dan tidak cocok untuk dilewati pejalan kaki serta bikers. Tidak luput, banyak pula yang memanfaatkan jadi lokasi bongkar muat, rumah gubuk maupun jemuran baju!

Padahal bongkar muat barang dan transaksi pasar tradisional, kalau ditata dan rapi sebenarnya bisa jadi obyek turisme yang keren.



Keamanan? Saya merasa lebih aman untuk jepret sana, jepret sini di daerah ini. Dibandingkan Tepian, kawasan ini lebih baik tingkat keamanannya, walaupun tidak ada kantor-kantor mentereng di lokasi ini.

Opini saya:
  1. Lokasi ini gak enak dilalui pejalan kaki maupun bikers, walaupun sebenarnya sudah cukup teduh. Alasannya adalah becek, sampah, dan jalannya rusak disana-sini.
  2. Untuk lokasi foto-foto, bolehlah, walaupun gak asik-asik amat. Tapi ada keunikannya yaitu aktivitas bongkar muat tradisional, pelabuhan speedboat, muara sungai yang lebar, dan kapal-kapal kayu.
Rekomendasi untuk wisata:
Kebersihan: 1.5/5
Kerapian (termasuk fungsi fasilitas umum): 1.5/5
Parkir: 2/5
Jadi obyek foto: 3.5/5
Keamanan: 3/5
Keseluruhan: 2.5/5

Comments

Popular posts from this blog

Nilai gizi pada jagung dan turunannya

Kembali ke akar: Penggalan Cerita dari Muara Ancalong

Melanjutkan Tradisi Generasi Emas Smansa