Fatwa Halal tentang Vaksin dan Bahaya Sikap Anti-Vaksin

Kumpulan Fatwa dan Penjelasan tentang Vaksin

Mengingat sudah mulai munculnya kasus-kasus penyakit campak di beberapa rumah sakit di Indonesia, maka dipandang perlu untuk menyebarluaskan info-info berikut:
  1. Fatwa MUI tentang bolehnya vaksin:
  2. Penjelasan tentang vaksin dan bahan penyusun vaksin yang pada umumnya tidak mengandung bahan yang tidak diperkenankan. 
  3. Penjelasan tentang empat tipe vaksin beserta fatwa boleh/tidaknya. Khusus bagi yang jelas manfaatnya, tidak ada perbedaan akan kebolehannya dari para ulama:
  4. Fatwa Yusuf Al Qaradawi tentang bolehnya vaksin.
  5. Penjelasan mendetail tentang pro-kontra vaksin dan anjuran untuk melakukan vaksin pada anak.
Pada intinya, vaksin diperlukan tidak hanya untuk melindungi anak dari bahaya yang lebih besar, melainkan melindungi komunitas/ummat dari wabah penyakit berbahaya.

Bukti wabah penyakit pada masyarakat yg menolak vaksin (atau belum divaksin)

Peta penyebaran penyakit yang muncul kembali akibat gerakan anti-vaksin (sumber: IFLScience)

  1. Peningkatan kasus penyakit campak di Jakarta
  2. Peta interaktif kasus-kasus penyakit yang seharusnya dapat diatasi dengan vaksin
  3. Empat penyakit yang sempat hilang kini muncul kembali akibat sikap anti-vaksin
  4. Studi ilmiah meningkatnya wabah penyakit di kalangan komunitas tidak divaksin
  5. Kematian akibat penyakit campak meningkat setelah riset kontroversial (dugaan pemalsuan data) dan komunitas anti-vaksin muncul
  6. Bahaya komunitas anti-vaksin pada kemunculan wabah campak di Jerman

Teori Kontra Konspirasi (ini pseudoscience!)
Bagi yang suka Teori Kontra Konspirasi: "jangan-jangan anti-vaksin dihembuskan dengan dikait-kaitkan isu agama (padahal sudah jelas fatwa-fatwa ulama yang menganjurkan kebolehannya), sehingga generasi masa depan ummat malah menjadi generasi yang lemah. Generasi yang lemah dan gampang dimusnahkan dengan wabah penyakit yang seharusnya dapat dihindarkan dengan memvaksin anak-anak kita saat ini..."

Comments

Popular posts from this blog

Nilai gizi pada jagung dan turunannya

Kembali ke akar: Penggalan Cerita dari Muara Ancalong

Melanjutkan Tradisi Generasi Emas Smansa