Posts

Berapa sebenarnya modal untuk berangkat Umroh?

Image
Komponen termahal: tiket pesawat.
Anda dapat buktikan sendiri harga tiket pesawat PP untuk umroh dengan situs-situs online seperti Skyscanner, Zuji, dst.
Rata-rata di angka Rp. 12 s.d 14jt.
Sumber:
https://www.skyscanner.net
Bila Anda masih kurang percaya, situs ini menghitung biaya bahan bakar  Rp 350ribu s.d 400ribu per jam per bangku. Perjalanan ke Jeddah baik dari Jakarta maupun Kuala Lumpur kurang lebih 10 jam. Jadi untuk bahan bakar saja, dibutuhkan biaya (termahal) Rp. 8jt. pulang-pergi. Ini belum gaji pilot, pramugari/gara, biaya penyusutan pesawat, biaya bandara, pajak dst.

Sumber:
https://www.quora.com/How-much-fuel-does-a-Boeing-747-or-777-consume-per-hour-while-in-flight-and-what-is-the-approximate-cost-of-that-fuel-for-the-airline

Visa
Biaya visa dapat bervariasi antara Rp 1jt s.d. 2jt per individu.
Akomodasi
Biaya hotel bervariasi tergantung kelas dan jarak. Anda dapat menelusuri sendiri dengan situs yang sudah dikenal seperti tiket, traveloka, booking, agoda, dan lain-…

Membangun Universitas (11): Agen Revolusi Industri dan Inovasi

Tak lama waktu berselang dari paradigma Perguruan Tinggi (PT) 3.0, yaitu menumbuhkan sifat kolaboratif dan kreatif, PT saat ini mulai memasuki   paradigma ke 4.0, yaitu revolusi industri dan inovasi digital. Tentunya ini adalah tantangan yang besar. Saat ini,  paradigma 2.0 masih banyak dianut, yaitu PT berbasis keunggulan kompetitif.Beda Paradigma PT 2.0, 3.0, dan 4.0Menurut berbagai diskusi, luaran PT 2.0 ditandai dengan alumni yang memiliki kompetensi yang cukup untuk dapat bersaing dengan alumni-alumni dari luar negeri atau PT di tempat lain. Teori persaingan kompetensi selanjutnya dianggap lebih banyak memberikan efek negatif dibanding positif, diantaranya hanya berorientasi pada kerja dibandingkan membuka lahan usaha baru. Ini yang menyebabkan PT perlu bergeser dari konsep 2.0 menjadi 3.0.
Dalam paradigma 3.0, luaran PT dituntut untuk mampu memiliki kompetensi, kolaborasi, dan kreativitas. Alih-alih bersaing di pasar dunia kerja, lulusan PT diharapkan mampu mengembangkan wirausa…

Membangun Universitas (10): Ethos, Pathos, Logos

Image
Pagi hingga sore ini kami disuguhi proses menuju sebuah universitas yang maju. Sudah lama sekali kami tidak mendengar istilah ini diucapkan: Ethos, Pathos, Logos. Apa yang tampak bukan merupakan sebuah ucapan, melainkan perbuatan dan langkah-langkah sederhana untuk mencapai tujuan. Sang Pemimpin dari universitas yang kami kunjungi hari ini dengan semangat bercerita tentang langkah-langkah Beliau dalam menajamkan komitmen mencapai sebuah keunggulan, dalam hal ini membangun sebuah Pusat Riset yang diakui di tingkat nasional dan internasional. Semangat itu tercermin dari langkah demi langkah yang dilakukan secara konsisten, fokus pada luaran dan capaian, serta upaya menyediakan fasilitas untuk menggapai hal tersebut. Secara singkat, ini dikenali dengan "Ethos."
Pukul 16.00, saat memasuki gedung riset berlantai tiga, lantai demi lantai dipenuhi mahasiswa yang melakukan dengan riset. Yang lebih mengagumkan, bukan hanya mahasiswa saja, melainkan para Professor dan Doktor-nya pun …

Catatan Umroh Fase Madinah

Image
Mengikuti Sebagian Kecil Jejak Rasulullah di Kota Madinah.
Sumber: www.crystalmsuk.com


Tokoh manusia sentral dan paling utama dalam islam adalah Rasulullah Muhammad Shalallahu Alaihi Wassalam (SAW). Rasulullah tinggal di sebuah kota yang menerima beliau dengan tangan terbuka setelah fase hijrah. Kota ini dulunya bernama Yathrib. Setelah Rasul hijrah, kota tersebut disebut Madinah, sebuah nama yang diambil dari Al Qur'an [At Taubah 120]. Kota ini memiliki banyak nama diantaranya Tabah (Taibah) [Hadits Bukhari, Muslim], Ad Dar dan Iman (Darul Iman) [Al Hasyr 9], dan Al Mu'minuun. Maka Madinah, dimanapun kita menjejakkan kaki didalamnya, akan identik dengan kehidupan Rasulullah hingga wafatnya beliau. Seluruh jejak kehidupan beliau sudah terbentang semenjak memasuki kawasan Masjid Abyar Ali (Dzulhulaifah), dimana ini adalah tempat miqat Rasulullah untuk berhaji.
Suasana Madinah yang merupakan sentra produksi agraris secara kasat mata lebih ramah, mungkin ini efek dari pepohonan k…

Catatan Umroh Fase Makkah

Image
Ka'bah adalah rumah bagi hati kaum muslimin

Sumber: Haramaininfo on Youtube

Muslim mana yang tidak menyukai untuk menuju Makkah, shalat di Masjidil Haram, menunaikan umrah dan haji. Setiap hati muslim rasa-rasanya akan selalu terngiang akan kehadiran Baitullah, sekalipun belum pernah melihat sebelumnya. Maka, beruntung sekali muslim-muslim yang telah mendapatkan panggilan ilahiyah untuk datang ke Baitullah dalam umrah maupun haji.  Menyaksikan Baitullah secara langsung untuk pertama kali merupakan momen yang mengharukan, sangat berbeda dibandingkan melihat di TV. Setidaknya kami jadi mengerti bahwa sesekali imam Al Haram memandang ke Baitullah saat sedang shalat fardhu. Ternyata perasaan tersebut barulah difahami ketika kami melihat sendiri dan merasakan betapa nikmatnya shalat dengan melihat Baitullah secara langsung. Tak terasa air mata yang kesekian terus menetes, rasa tenang melingkupi jiwa dan menghilangkan kelelahan fisik selama perjalanan yang ditempuh.  Baitullah esensinya…

Membangun Universitas (9): Mendorong Lulusan Siap Dunia Kerja

Image
Dalam salah satu diskusi bersama tokoh-tokoh pendidikan dari berbagai universitas, kami mendapatkan berbagai insight untuk meningkatkan kualitas pendidikan di program studi. Salah satu yang utama adalah saran untuk lebih memperhatikan kualitas lulusan. Ini adalah saran yang klasik, namun tetap jitu untuk memenangkan persaingan hati calon mahasiswa.
Sejatinya, menurut beliau, calon mahasiswa pertama kali melihat suatu jurusan bukan dari akreditasi, nama-nama pengajar yang bergengsi, maupun mata kuliah-mata kuliah yang akan diambil. Melainkan, mereka akan melihat alumni-alumninya. Lebih tajam lagi, dimana alumninya berkarya, dan apakah mereka berguna atau berhasil di dunia kerja. Ini berarti, perlu ada perubahan paradigma yang mendasar terhadap hal-hal yang dianggap perlu oleh para alumni saat mereka berkecimpung di dunia kerja.

Hasil survey tahun 2014, terdapat beberapa poin yang disampaikan oleh alumni akan hal-hal yang penting untuk dipelajari di dunia kerja. Secara berurutan, poin-…

Kasus Beras Premium

Image
Menilik langkah penggerebekan sebuah perusahaan yang memproduksi beras premium, ada banyak hal yang menjadi pertanyaan.  Rangkuman ini merupakan catatan bergerak atas isyu yang menimpa dan tanggapan dari berbagai sumber terhadap hal tersebut. 
Perspektif 1: Pemerintah menganggap subsidi benih dan saprotan tidak layak dimanfaatkan oleh perusahaan beras premium untuk menghasilkan marjin keuntungan tinggi
Mari kita lihat sekilas struktur subsidi dan insentif industri di negara kita. Satu: Penjual kaki lima dan UKM banyak menggunakan LPG "melon" untuk kegiatan komersial mereka. Harga jual diserahkan mekanisme pasar. Dua: Taksi (argo, online) menggunakan BBM bersubsidi untuk kegiatan komersial mereka. Sebagian pengusaha taksi adalah perusahaan besar. Ongkos sewa ditetapkan melalui mekanisme pasar. Tiga: Industri dan usaha besar ada yang mendapatkan fasilitas relaksasi pajak, harga jual ditentukan mekanisme pasar. Empat: Industri dan hampir semua usaha memanfaatkan jalan pemeri…