Posts

Showing posts from 2017

Membangun Universitas (9): Mendorong Lulusan Siap Dunia Kerja

Image
Dalam salah satu diskusi bersama tokoh-tokoh pendidikan dari berbagai universitas, kami mendapatkan berbagai insight untuk meningkatkan kualitas pendidikan di program studi. Salah satu yang utama adalah saran untuk lebih memperhatikan kualitas lulusan. Ini adalah saran yang klasik, namun tetap jitu untuk memenangkan persaingan hati calon mahasiswa.
Sejatinya, menurut beliau, calon mahasiswa pertama kali melihat suatu jurusan bukan dari akreditasi, nama-nama pengajar yang bergengsi, maupun mata kuliah-mata kuliah yang akan diambil. Melainkan, mereka akan melihat alumni-alumninya. Lebih tajam lagi, dimana alumninya berkarya, dan apakah mereka berguna atau berhasil di dunia kerja. Ini berarti, perlu ada perubahan paradigma yang mendasar terhadap hal-hal yang dianggap perlu oleh para alumni saat mereka berkecimpung di dunia kerja.

Hasil survey tahun 2014, terdapat beberapa poin yang disampaikan oleh alumni akan hal-hal yang penting untuk dipelajari di dunia kerja. Secara berurutan, poin-…

Kasus Beras Premium

Image
Menilik langkah penggerebekan sebuah perusahaan yang memproduksi beras premium, ada banyak hal yang menjadi pertanyaan.  Rangkuman ini merupakan catatan bergerak atas isyu yang menimpa dan tanggapan dari berbagai sumber terhadap hal tersebut. 
Perspektif 1: Pemerintah menganggap subsidi benih dan saprotan tidak layak dimanfaatkan oleh perusahaan beras premium untuk menghasilkan marjin keuntungan tinggi
Mari kita lihat sekilas struktur subsidi dan insentif industri di negara kita. Satu: Penjual kaki lima dan UKM banyak menggunakan LPG "melon" untuk kegiatan komersial mereka. Harga jual diserahkan mekanisme pasar. Dua: Taksi (argo, online) menggunakan BBM bersubsidi untuk kegiatan komersial mereka. Sebagian pengusaha taksi adalah perusahaan besar. Ongkos sewa ditetapkan melalui mekanisme pasar. Tiga: Industri dan usaha besar ada yang mendapatkan fasilitas relaksasi pajak, harga jual ditentukan mekanisme pasar. Empat: Industri dan hampir semua usaha memanfaatkan jalan pemeri…

Fatwa Halal tentang Vaksin dan Bahaya Sikap Anti-Vaksin

Image
Kumpulan Fatwa dan Penjelasan tentang Vaksin

Mengingat sudah mulai munculnya kasus-kasus penyakit campak di beberapa rumah sakit di Indonesia, maka dipandang perlu untuk menyebarluaskan info-info berikut:
Fatwa MUI tentang bolehnya vaksin:Penjelasan tentang vaksin dan bahan penyusun vaksin yang pada umumnya tidak mengandung bahan yang tidak diperkenankan. Penjelasan tentang empat tipe vaksin beserta fatwa boleh/tidaknya. Khusus bagi yang jelas manfaatnya, tidak ada perbedaan akan kebolehannya dari para ulama:Fatwa Yusuf Al Qaradawi tentang bolehnya vaksin.Penjelasan mendetail tentang pro-kontra vaksin dan anjuran untuk melakukan vaksin pada anak.Pada intinya, vaksin diperlukan tidak hanya untuk melindungi anak dari bahaya yang lebih besar, melainkan melindungi komunitas/ummat dari wabah penyakit berbahaya.
Bukti wabah penyakit pada masyarakat yg menolak vaksin (atau belum divaksin)
Peta penyebaran penyakit yang muncul kembali akibat gerakan anti-vaksin (sumber: IFLScience)
Peningkatan …

Membangun Universitas (4): Transformasi semangat untuk meneliti kepada mahasiswa

Image
Pengantar
Negara yang maju adalah negara yang menguasai teknologi. Menguasai teknologi artinya memiliki produktivitas riset yang luar biasa, sedangkan riset adalah luaran dari institusi perguruan tinggi atau institusi yang memiliki sarana penelitian unggulan. Fuad Rakhman, seorang dosen UGM, pada tahun 2013 menulis tentang beratnya tantangan reformasi universitas di Indonesia.  Singkatnya, beliau menulis ada empat tantangan: (1) rendahnya kesejahteraan dosen, sehingga dosen lebih sering di luar untuk menutupi kebutuhan hidup keluarganya, (2) implikasi tanggung jawab meneliti berpindah ke mahasiswa, (3) insentif lebih besar di pengajaran karena tuntutan pengajaran yang besar, (4) kesulitan universitas dalam memberikan "punishment" bahkan pemecatan untuk elemen yang lebih menyukai keributan ketimbang berkarya.
Kecenderungan kami pun dulu seperti itu. Saat itu, sebagai pendatang baru dengan idealisme tinggi, kekurangan demi kekurangan lah yang terlihat. Tapi setelah itu, ada fa…

Membangun Universitas (5): Translasi Akreditasi A dalam Program dan Kelengkapan Dokumen

Akreditasi bagi suatu program studi merupakan pengakuan atas penerapan Standar Nasional Perguruan Tinggi, khususnya seperti yang didefinisikan dalam delapan standar mutu sesuai dengan amanat UU no 12 tahun 2012 tentang Perguruan Tinggi dan Permenristekdikti no 44 tahun 2015 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi.
Dalam banyak kondisi, permasalahan akreditasi bagi program studi direduksi menjadi peran gugus penjaminan mutu fakultas (GJMF), maupun unit penjaminan mutu program studi (UPMPS). Padahal, dilihat dari form penilaian terhadap borang dan penyajian bukti-bukti penyelenggaraan PT di tingkat Fakultas dan PS, seharusnya ini adalah agenda utama bagi Dekan beserta seluruh jajarannya hingga tingkat kepala laboratorium. Selanjutnya, GJMF dan UPMPS berperan dalam melakukan evaluasi tahunan terhadap parameter-parameter tersebut.
Upaya yang dilakukan saat ini untuk mencapai akreditasi unggul di banyak Fakultas dan PS memiliki kelemahan. Beberapa yang perlu untuk diperbaiki adalah dal…

Penarikan produk Samyang dan kawan-kawan

Sebagian masyarakat bingung akan kasus penarikan produk Samyang dan kawan-kawan. Bukan karena hasil investigasi lembaga otoritas (BPOM), akan tetapi ada produk dengan merek sejenis yang ternyata berlabel halal.
 Kasus ini adalah tentang beberapa produk dengan merek sama, akan tetapi sebagian dari produk tersebut terbukti mengandung bahan haram (mis. Fragmen/DNA babi yg sifatnya haram lidzati).

*Bagaimana kita menyikapi produk yang lain, termasuk apabila produk yang lain tsb ternyata memiliki sertifikasi halal dari satu lembaga?*

Untuk hal tersebut, kita perlu mengambil langkah yang lebih hati-hati. Selain produk yang terbukti mengandung DNA babi, produk yang lain statusnya tidak disampaikan oleh otoritas di Indonesia.
Akan tetapi, mengingat salah satu prinsip SJH: jalur produksi (alat, mesin, gudang bahan baku, gudang produk jadi) antara yg haram dan halal tidak boleh sama. Kita tidak tahu produk-produk tersebut diproduksi di mesin/pabrik, disimpan di gudang yang sama atau tidak. Sat…

Tidak ada dosen yang menginginkan mahasiswanya DO

Image
Seminggu ini terdengar berita menyedihkan, yaitu mahasiswa yang terpaksa harus diberhentikan  baik dengan cara halus (diminta pindah) ataupun dengan Surat Keputusan Keluar (DO) karena masa studi yang telah melampaui batas.

Pesan ini adalah untuk mereka dan adik-adik mahasiswa yang masih berkesempatan untuk menyelesaikan studinya. Sebagaimana orang tua kandung Anda,  tidak ada dosen dan institusi perguruan tinggi yang menginginkan mahasiswanya DO. Dosen dan institusi tidak pernah bangga apabila mahasiswanya gagal menempuh studi akibat masa studi telah melampaui batas.

Sebagaimana umumnya pendidik, orang tua, dosen pasti akan membanggakan keberhasilan dan pencapaian mahasiswanya, anak didiknya. Karena disitulah letak kepuasan batin yang lebih dari pencapaian-pencapaian lain para dosen. Sesibuk apapun dosen, mereka akan selalu menyempatkan waktu untuk berkomunikasi, memperbaiki, dan memberikan saran atas pekerjaan para mahasiswanya.


Dosen-dosen secara ideal menurut bebannya memiliki juml…

Membangun Universitas (3): Menjabarkan Pola Ilmiah Pokok

Sebuah Universitas yang maju biasanya memiliki keunggulan atau keunikan tertentu bila dibandingkan dengan universitas yang lain. Keunggulan tersebut dijabarkan dalam Pola Ilmiah Pokok (PIP) dan Rencana Induk Penelitian (RIP).

Prof. Idrus Patrussi dari Universitas Hasanuddin mendefinisikan PIP sebagai orientasi pemikiran strategis dalam pendidikan di Universitas bagi pengembangan Tri Darmanya (pengajaran atau pembelajaran, pengembangan dan penelitian, dan pengabdian pada masyarakat) berdasarkan kompetensi yang diunggulkan oleh suatu perguruan tinggi.

Universitas Mulawarman, setidaknya sebagaimana yang tercantum di dokumen Rencana Strategis tahun 2001 atau kurang lebih 16 tahun silam, telah menyatakan bahwa PIP universitas adalah Hutan Tropika Basah dan Lingkungannya (HTB+L). Pemaknaan akan HTB+L ini perlu untuk diperluas mengingat situasi, semangat pembangunan regional, perkembangan kampus, gugus-gugus keilmuan yang berkembang di universitas telah berubah dibandingkan dengan kondisi …

Melanjutkan Tradisi Generasi Emas Smansa

Image
Memutar kembali sejarah nama besar Smansa sama saja dengan bercerita tiada habisnya akan kiprah lulusannya yang tersebar di dunia, Indonesia, atau setidaknya Kalimantan Timur dan Utara. Smansa yang kami ingat adalah sekolah terbaik, sekolah pilihan pertama dan utama. Lulusan setiap angkatan seperti pindah kelas ke PT-PT terbaik. Alumninya banyak yang telah sukses berkarya di banyak propinsi di Indonesia.

Membangun Universitas (6): Memulai Riset dari Bawah

Image
Peran dosen yang semakin meningkat
Kehadiran Permen Ristekdikti 20 tahun 2017 telah menimbulkan pro dan kontra di dunia perguruan tinggi. Penghargaan yang tidak seberapa (menurut dosen) harus dicapai dengan kinerja di atas rata-rata, yaitu (1) minimal tiga jurnal nasional terakreditasi atau satu jurnal internasional atau satu paten untuk lektor kepala, (2) minimal tiga jurnal internasional atau satu jurnal internasional bereputasi atau satu paten untuk guru besar, dan ditambah (3) satu buku  untuk  kedua jenjang fungsional dosen tersebut.
Pada kenyataannya, dosen merupakan ujung tombak pendidikan tinggi. Saking pentingnya peran dosen, tiap-tiap insan diberi beban tiga pengabdian (tridharma), yaitu (1) penyebar luasan ilmu pengetahuan (pengajaran), (2) pengkajian dan pendalaman ilmu pengetahuan (penelitian), dan (3) peningkatan ekonomi masyarakat melalui perbaikan-perbaikan di tingkat konseptual, praktek, dan pengembangan kualitas produk (pengabdian masyarakat).


Permasalahan klise produkt…

Menyiapkan Diri Bersekolah Ke Luar Negeri

Sebuah cita-cita Rasanya, tidak ada tenaga pengajar di perguruan tinggi yang tidak mau sekolah hingga jenjang tertinggi yaitu Doktoral. Semua mau mendapat gelar yang konon katanya bergengsi itu. Apalagi, apabila gelar tersebut diperoleh di luar negeri.  Akan tetapi, banyak staf mungkin belum menyadari bahwa menempuh jalan sekolah berarti juga akan berangkat dari kenyamanan yang saat ini diterima. Akan berangkat melewati jalan-jalan kesukaran untuk tiba di perhentian sementara yang bernama gelar doktor.  Bagi yang memandang ini adalah sebuah pencapaian prestisius, memang ini adalah sesuatu yang prestigious. Jumlah doktor di perguruan tinggi seluruh Indonesia masih jauh dari angka ratusan ribu. Tentunya, cita-cita menjadi seorang doktor menjadi sangat layak untuk dicapai. Akan tetapi, ini adalah hanya pemberentian sementara, karena setelahnya jalan untuk membangun bangsa terbentang luas. 
Belajar bahasa asing  Tahapan sekolah di luar negeri harus dimulai dengan belajar bahasa asing, sesu…