Posts

Showing posts from January, 2009

Perlindungan Konsumen

Masih ingat kasus melamin pada produk susu balita asal China? Penggunaan melamin (bahan dasar pupuk/plastik) ini ditemukan dalam jumlah besar pada produk susu balita untuk tujuan pemalsuan kualitas.

Secara teknis, susu yang diencerkan akan mengalami penurunan kadar protein/ml-nya. Akan tetapi, apabila ditambahkan melamin, yang bukan untuk konsumsi manusia dan hewan itu, maka kadar protein terukur (berbasis kandungan nitrogen)-nya akan naik. Inilah yang disebut dengan pemalsuan kualitas.

Nah, setelah tiga bulan kasus berjalan, pengadilan China memutuskan hukuman mati (MATI!) untuk dua orang yang memasok melamin, penjara seumur hidup untuk para petinggi produsen susu dan hukuman sangat berat (belasan hingga puluhan tahun penjara) untuk sekitar 20 orang terdakwa lainnya. Referensi

Tidak usah heran dengan keseriusan pemerintah China ini, karena mereka adalah produsen susu terbesar (kalau tak salah no. 3) di dunia. Telur-telur asal China juga mengalami kontaminasi melamin. Selain dilarutka…

Boikot, asiiik!

Dari jaman kuliahan sampai sekarang, setiap kali ada clash antara kapitalis dengan negara-negara berkembang, pasti ada anjuran boikot. Sekarang pun demikian, saat Amerika yang abstain pada voting-nya DK PBB terhadap resolusi si agresor Israel, seruan boikot pun mengencang kembali.
Ini adalah postingan saya di sebuah milis, yang merupakan another side of a boycott campaign.

Sekedar stress relief sedikit, jangan dimasukin ati ya...

1. Boikotnya pilih-pilih ya?
Kalau di-boycott total bisa-bisa, yang sekolah mungkin gak selesai-selesai kul-nya. Wong notebook-nya pake "Intel", OS-nya "Microsoft", word Processor-nya "Ms Office", Anti-virusnya "Norton" atawa "McAfee" yang kalau ditotal harganya bisa 5 tahun ngopi di Starbucks, atau beli segudang Coca-Cola/Pepsi.
Blum kalau pulangnya yang kudu pake Boeing 767 dari si Kangguru Loncat, bukan Onta :))

Hati-hati ah, karena Allah tidak menyukai Muslim yang tidak sejalan antara perkataan dan perbuatan.

2.…

SAR yang bangkrut

Tenggelamnya KM Teratai Prima berikut tersianya nyawa 250 orang di perairan Majene mengingatkan kisah tragis serupa setahun silam, jatuhnya sebuah pesawat Adam Air. Terlepas dari ketidakberanian para pekerja transportasi (pilot, nakoda) dalam mengambil keputusan yang safety first itu, upaya pencarian korban harus terus dilakukan.

Adalah tim SAR, Search and Rescue, yang menjadi tulang punggung penyelamatan kecelakaan hingga pencarian korban yang terserak di tengah lautan. Tim SAR dengan segala keterbatasannya umumnya bukan seluruhnya profesional. Sebagian besar adalah anggota Angkatan Bersenjata, kepolisian, pemadam dan relawan. Selain masalah latar belakang, fasilitas merupakan pembatas utama.

Anda pernah membayangkan SAR tidak punya dana untuk beli BBM? Itulah yang terjadi dalam berbagai upaya penyelamatan, terlebih tenggelamnya kapal ini.

Konsep Negara Kaya
Tentunya kita perlu mencari, mengapa bisa demikian? PMI, misalnya, selalu mengeluh kekurangan darah. PMI yang bisa "menj…

Outbreak itu Salmonella, Chikunguya

Salmonella
Di awal tahun 2009 ini, sebuah keracunan pangan terjadi lagi di negara maju, Amerika Serikat. Jumlah korbannya 400 orang di 42 negara bagian selama Natal hingga awal-awal tahun 2009. Sumber pencemaran ini adalah Krim kacang oles (peanut butter), sehingga produk ini harus ditarik seluruhnya dari Amerika. Ciri khas penyakit yang disebabkan S. typhimurium ini adalah mual, muntah, mencret, pusing serta demam ringan. Antibiotik berspektrum luas umumnya mampu mengatasi penyakit ini, tentunya dengan rekomendasi dokter.

Chikunguya
Sementara di sebagian kota Bogor, saat ini dilanda wabah Cikungunya. Flu tulang bersumber dari virus ini disebarkan oleh nyamuk-nyamuk nakal yang kebanyakan sudah kebal Pestisida. Nyamuk-nyamuk merebak karena curah hujan sangat tinggi dan frekuensinya pun nyaris tidak berhenti setiap hari. Flu tulang yang dialami bisa berlangsung minimal satu minggu dengan tanda-tanda khas bercak merah diseluruh badan serta sakit diseluruh sendi tulang utamanya pergelanga…

You must read it: The Three Cups of Tea

Image
Buku ini adalah cerita perjuangan dr. Greg Mortenson, mantan pendaki gunung yang gagal dalam usahanya mencapai puncak K2 yang merupakan gunung tertinggi kedua didunia dengan trek yang paling menantang, tetapi mulai berhasil menggapai puncak-puncak kemanusiaan tertinggi.

Tiga cangkir teh telah mengubah dia yang petualang, penikmat keindahan dunia di puncak-puncak keangkuhan dunia, dimana alam menunjukkan superioritasnya atas mahluk yang lemah ini. Dia pun menemukan suaranya, tujuan hidupnya yang ternyata 12.000 mil jauhnya dari rumahnya yang di Montana itu.

Greg, seorang pria miskin yang menjalani wajib militer dua tahun untuk menebus pinjaman biaya kuliahnya, mewujudkan berdirinya sekolah-sekolah di daerah dataran tinggi Pakistan dan Afganistan. Sekolah-sekolah itu berada di daerah antah-berantah, tempat-tempat yang tidak ada dalam peta-peta modern, mungkin hingga saat ini. Butuh hampir 1o tahun hingga ia mampu membangun sekolah pertamanya dengan uang seorang kapitalis yang mendambakan…

Palestine Onslaught

Life in Gaza is a constant struggle. With walls raised surrounding it, all activities and economy are practically very dependent to Israel. Being Palestinians may be a great curse in current modern world. The situation is utterly difficult. One wrong move can lead to life threatening, subject to tyrannic snipers.

It is a matter of side of view, one friend said. In Western view, Palestinians are so strong-headed, rejecting a concept of two nation state peace. Gaza is a fruit of uncooperative conditions. It is not like the West Bank, which earns (shallow?) stability as the people choose to life under the concept.

Anyway, with regard to increasingly deteriorating conditions in Gaza, now, there's no need of deep analysis to the cause of aggression as well as any theory to produce better understanding between them. For a close time, the war should be stopped and then followed by bargaining talks between envoys of the two nations. In so doing, they need to discuss all cards on the tabl…

Wisata Kuliner Samarinda

Image
In English:
In this short blog entry, I just want to introduce my students product: www.jajanankaltim.blogspot.com.
They try to cover street vendor's menus in Samarinda. Most of them are very affordable for students.
As the site is dedicated to increase our affection to local foods, if you have articles, please contribute them to the blog by sending the articles to my email. Your name and recommendation will appear as is!

The photograph was uploaded by Parlingoman Sinambela a.k.a Beelzebul in entry of Pentol Mr X

In Indonesia:
Dalam entri blog yang pendek ini, saya ingin mengenalkan produk dari mahasiswa-mahasiswa saya: www.jajanankaltim.blogspot.com
Mereka berupaya menuangkan menu-menu jajanan di Samarinda. Kebanyakan dari menu-menu tersebut sangat mudah dan dapat dibeli mahasiswa.
Karena situsnya ditujukan untuk meningkatkan rasa kedekatan kita dengan makanan-makanan lokal, bila Anda memiliki artikel, dapat disumbangkan ke situs ini dengan cara mengirimkan artikel tersebut ke email say…

The first productive day in 2009

Monday, 5th is the day one in 2009 series of productive days. Whatever your new year resolutions are, the first step will be made today. This very morning, I saw optimistic motorists pouring roads, starting their long journey of 2009 to achieve their dreams. On the way, I also watch an old habit, street-mongers, who tried to occupy the motorway with an extremely brave action, speeding in between cars and trucks.

Hail to the new optimism of the new year, I saw heaps of street-vendors to start opening their auctions in front of a Pension bank. But, I am well aware, among them are debt collectors, waiting with patient for people who owed some money to their agencies.

However, I do remember clearly to a scene happened some years ago. In a place of some 240 kms to the north of East Kalimantan, I once visited a government agency. In there, an employee was telling me about something, "what we basically do is to legally move Nation's wealth into our pockets". In other word, kl…

Kejutan Awal Tahun 2009: FPE

Image
Ini adalah penghargaan yang diperoleh secara benar-benar gak disangka, gak tahu kapan juga dapetnya. Yang jelas, ketika membuka situs fotografer.net, saya melihat ada tanda disamping nama saya, tanda itu adalah FPE alias Fotografer Pilihan Editor.

FPE diberikan kepada fotografer yang diakui (entah secara mesin). Pemberian FPE ini dilakukan secara harian. Mungkin saja, hari itu adalah hari mujur saya. Padahal, saya akui, sejak paruh akhir tahun 2007, saya sudah sangat jarang membuka situs FN lagi. Jadi benar-benar gak ngerti, kapan tanda FPE ini diberikan.

Yang jelas, saya cukup berbahagia. Berikut adalah beberapa stock foto waktu di New South Wales, Australia.


Mengambil detil slow motion dari gerakan air sebuah jeram kecil di daerah Blue Mountain.

Malam terakhir di kawasan Sydney Opera. Berupaya menangkap Sydney Harbour Bridge dan Sydney Opera secara full menggunakan trik add-on lensa cembung a.k.a fish eye.